Minggu, 19 Desember 2010

Bubur Sumsum

Ini dia hidangan penutup paling populer dan hampir merakyat di sebagian besar pulau Jawa. Bubur sumsum selalu mengingatkan kenangan yang nyata tentang kampung halaman. Di mana ada orang jual nasi pecel atau nasi tumpang, di situ pasti tersedia bubur sumsum ;-). Tidak tahu kenapa, kok mereka ini selalu hadir berpasangan. Mungkin karena bubur sumsum adalah makanan rakyat yang murah meriah tapi bergizi. Selain itu bahan utamanya yang berasal dari tepung beras sangat cocok dengan perut orang Indonesia termasuk saya ;-). Mulai dari masa kecil saya di rumah sampai sekarang, tak pernah saya merasa bosan dengan makanan satu ini. Mungkin anda tertarik untuk membikin sendiri?? Bahannya mudah didapat dan bikinnya juga lumayan cepat kok. O ya meski ada berbagai versi dalam pembuatan bubur sumsum, tapi menurut saya cara yang paling bagus sebaiknya campuran tepung beras dan santan disaring dulu sebelum dimasak supaya bubur benar-benar halus dan tidak menggumpal. Ok Selamat mencoba ya..

 

Bahan:
  1. 100 g tepung beras yang baru
  2. ½ sdt garam
  3. 500 ml santan kental
  4. 1 lembar daun pandan, ikat

Saus Gula:

  1. 100 g gula merah, sisir
  2. 50 g gula pasir
  3. 3 - 5 buah nangka matang, iris kotak-kotak kecil
  4. 250 ml air
  5. 1 lembar daun pandan, potong-potong

Cara Membuat:

  1. Campur tepung beras, dengan 250 ml santan dan garam lalu disaring.
  2. Masak sisa santan dan pandan hingga mendidih. Kecilkan api ke posisi sedang.
  3. Tuangkan larutan tepung beras, masak sambil diaduk terus menerus hingga bubur mengental dan meletup-letup.
  4. Angkat dan dinginkan.

  1. Saus Gula: Masak semua bahan hingga gula larut dan cairan mengental.
  2. Masukkan irisan buah nangka, aduk sebentar kemudian angkat.
  3. Sajikan bubur sumsum dengan sausnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar